Teknik Kencangkan Otot Perut Tanpa Cidera Punggung

Dahulu saya pernah melakukan teknik pengencangan perut seperti yang sering dilakukan orang. Saya lupa namanya dan kebetulan saya belum mencari nama olahraga ini alias yang untuk mengencangkan perut. Intinya yang memfokuskan pengencangan otot perut.

Namun yang terjadi adalah punggung saya bermasalah. Karena memang dalam posisi berbaring harus menggerakan punggung naik ke atas bahkan ada yang disertai gerakan kaki. Ada rasa sakit walau bukan sakit karena syarat kejepit atau lainnya. Tapi sakit seperti ada rasa kram atau pegal dalam punggung. Sehingga, tidak kuat duduk lama dengan tegak. Sampai saya harus diurut oleh tukang urut.

Mungkin gerakan saya salah atau memang otot punggung belum siap menerima gerakan punggung.

Sejak kejadian itu, saya tidak mau mengulangi lagi. Walau pernah mengulangi lagi walau tidak lama dan tidak lagi. Karena tidak pernah olahraga untuk pengencangan perut maka perut saya buncit. Kalau mengenakan kaos agak ketat maka perut akan terlihat menonjol. Beuh, terlihat seperti badut.

Saya masih berpikir, olahraga apa yang membuat perut saya kencang? Namun akhirnya terpikir bahwa ada olahraga menggantungkan tubuh. Saya tidak tahu namanya karena saya bukan pakar olahraga binaraga. Namun karena olahraga teknik menggantungkan tubuh sudah sering dilakukan orang maka saya pun melakukannya.

Cukup melakukan penggantungan tubuh dengan cara tangan memagang batang besi yang ada di atas maka kita bisa melakukan penguatan otot tangan atau perut. Tentu karena sedang membahas pengencangan otot perut maka olahraga ini untuk mengencangkan otot perut.

Teknik gerakannya hapir sama dengan olahraga lain yang untuk mengencangkan perut. Hanya saja yang lebih fokus digerakan adalah kaki. Dengan cukup menggerakkan kaki maka akan terjadi konraksi otot perut. Karena memang, gerakan kaki saat tubuh menggantung cukup memberikan beban sehingga bisa terjadi kontraksi pada otot perut.

Dengan melakukan olahraga teknik penggantungan tubuh maka tidak ada aktifitas pada tulang punggung. Sehingga bagi orang yang memiliki kelemahan pada otot punggung tidak mengalami cidera otot.

Karena bagi orang yang tulang punggungnya lemah belum saatnya langsung olahraga pengencangan otot dengan mengandalkan aktifitas tulang punggung alias otot punggung. Apalagi tulang punggung bersifat rawan jadi harus hati-hati. Harus mengalami serangkaian gerakan lain baru kemudian gerakan tulang punggung.

Dengan fokus pengencangan perut dengan menggunakan teknik penggantungan tubuh maka pernafasan pun akan tetap bisa lancar dan bisa diatur dengan baik. Berbeda dengan teknik penggerakan punggung yang naik-turun maka ada perasaan sesak dalam pernafasan.



wdcfawqafwef